Contoh Artikel dengan Tema Pendidikan yang Baik dan Benar

Artikel adalah karya tulis yang dibuat untuk menginformasikan suatu topik kepada khalayak pembaca. Artikel pendidikan memuat tulisan mengenai pendidikan baik formal maupun informal.

Jika anda hendak membuat artikel dengan tema pendidikan, sebaiknya fokuskanlah pada pembahasan yang lebih sempit. Pendidikan adalah tema yang sangat besar, penulisan yang lebih sempit akan memfokuskan para pembaca dan pembaca akan jauh lebih jelas mengenai komponen yang dibahas.

Beberapa fokus pembahasan artikel yang dapat anda pilih misalnya tujuan pendidikan, metode  ajar dalam pendidikan, kurikulum, materi ajar, tenaga pengajar, media pembelajaran, evaluasi pembelajaran dan lain sebagainya.

Berikanlah argumen yang kuat berdasarkan data dan alur pembahasan yang logis dan sitematis. Berikut contoh artikel dengan tema pendidikan yang dapat anda tiru.

 

Memahami Tujuan Pendidikan

Tujuan pendidikan nasional telah tercantum dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003. Inti dari tujuan ini sebetulnya adalah menciptakan manusia yang sehat secara jasmani dan rohani.

Menurut Bloom pendidikan bertujuan untuk mengembangkan sisi kognitif, afektif, dan psikomotorik seseorang. Dengan demikian maka seseorang yang melakukan proses pembelajaran akan mendapatkan hasil berupa pengetahuan, sikap, dan keterampilan.

Dalam filsafat pendidikan kita akan jauh lebih sering mendengar tujuan pendidikan adalah untuk memiliki keterampilan hidup. Keterampilan yang dimaksud bisa bermakna keterampilan khusus atau keterampilan umum.

Diantara keterampilan khusus adalah kemampuan untuk menyembuhkan dan mengidentifikasi penyakit sebagaimana seorang dokter. Atau kemampuan merancang bangunan yang kokoh dan efektif sebagaimana arsitek. Sedangkan keterampilan umum diantaranya adalah kemampuan komunikasi, sosial, manajemen, dan lainnya.

Sebagian masyarakat di Indonesia sendiri pendidikan jauh lebih sering dianggap salah satu cara yang ditempuh untuk memperoleh ijazah yang nantinya digunakan untuk melamar kerja. Fokusnya adalah bagaimana menyelesaikan tugas yang diberikan oleh tenaga pendidik sebaik mungkin.

Tenaga pendidik juga lebih sering menekankan pada pengembangan kognisi siswa. Walaupun kenyataannya, faktor lain seperti afektif dan psikomotorik lebih penting bagi masa depan siswa. Hal yang kerap dilupakan dalam dunia pendidikan namun amat besar pengaruhnya bagi masa depan siswa.