Teknik-Menempatkan-dan-Membuat-Bak-Sampah-Depan-Rumah

Teknik Menempatkan dan Membuat Bak Sampah Depan Rumah

Merupakan suatu hal yang wajar jika di setiap rumah pasti menghasilkan kotoran atau sampah yang didapat dari memasak, makan, atau kegiatan lain. Sehingga setiap rumah tentu membutuhkan tempat sampah fiber untuk membuang sampah.

Jika kamu tinggal di kota besar, sampah rumah tangga ini biasanya akan dibawa oleh petugas kebersihan. Sedangkan yang tinggal di pedesaan biasanya mereka memusnahkan sampah dengan cara ditimbun atau dibakar.

Terkadang sampah memang menyebabkan permasalahan sendiri, selain menyebabkan bau yang tidak sedap, jika terlihat sampah pun akan merusak keindahan dari sebuah bangunan. Karena itu, meskipun terlihat sepele tempat sampah juga harus dibuat untuk memenuhi standar estetika yang ada.

Tidak jarang tempat sampah pun diletakkan dibagian depan rumah yang akhirnya merusak pemandangan, maka cara yang bisa dilakukan adalah membuat bak sampah depan rumah sendiri, meski ukurannya kecil namun menggunakan desain yang selaras bentuknya dengan konsep desain rumah.

Teknik-Menempatkan-dan-Membuat-Bak-Sampah-Depan-Rumah

Supaya tidak terlalu kentara tempat sampah ini bisa dibuat seperti pot yang digunakan untuk menaruh tanaman, letaknya bisa berdekatan dengan pagar rumah supaya petugas bisa mengambil sampah lebih mudah.

Bahan untuk membuatnya bisa dengan menggunakan beton atau bata yang dilapisi dengan campuran pasir dan semen. Jika keadaan memungkinkan kamu bisa membuat tiga pilah tempat sampah yang dibuat secara berjejer. Yang satu bisa untuk menaruh sampah organik yang mudah membusuk, sedangkan yang lain untuk membuang sampah kering yang berasal dari plastik dan logam.

Untuk bentuk tempat sampah bisa dibuat sesuai selera, supaya bisa mendapatkan kesan yang indah, tempat sampah ini bisa diatur secara sejajar. Untuk ukurannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan yang penting pas untuk kebutuhan bak sampah depan rumah.

Untuk ukuran bisa dibuat dengan ukuran yang sama atau bisa juga membuat ukuran besar kecil. Pilihan yang tidak kalah bagus ialah dibuat seperti piramida separuh, yaitu kecil, agak besar, dan besar. 

Yang jangan sampai dilupakan ialah, di bagian bawah tempat sampah diberi lubang, supaya saat air masuk bisa mudah keluar. Sehingga kondisi dalam bak sampah selalu dalam keadaan kering. Air di dalam bak sampah akan menyebabkan bau yang tidak sedap, terutama untuk sampah organik.

Setelah jadi, tempat sampah ini bisa diberi warna yang selaras dengan warna bangunan rumah atau taman yang ada di tempat tinggal kamu. Sehingga bak sampah ini meski dipakai untuk membuang kotoran dan limbah rumah tangga tetap terlihat cantik dipandang.

Bahkan jika perlu diberikan ornamen sederhana supaya membuatnya semakin menarik. Bak sampah pun harus diberikan tutup supaya tidak tidak bisa masuk dan supaya bau dari dalam tempat sampah tidak keluar. Tutup ini bisa dibuat dari papan kayu yang tebal dan diberi warna yang selaras dengan bak sampah.

Selain itu, untuk menghilangkan bau busuk sebelum dibuang maka sebaiknya sampah dimasukkan terlebih dahulu ke dalam kantong plastik yang besar. Tapi jika kamu ingin lebih ramah lingkungan, kamu bisa menggunakan kantong kertas bekas bungkus semen atau membuatnya sendiri.